no-script Mengenal Gaya Interior Design Scandinavian | Mitraruma
Mitraruma

Mengenal Gaya Interior Design Scandinavian

interior-design-scandinavian

Jika membahas gaya interior rumah yang tengah populer belakangan ini, pasti Scandinavian menjadi salah satunya. Interior design Scandinavian memang cocok untuk rumah milenial karena selain terlihat minimalis, gaya ini juga tampak modern dan juga stylish. Yuk, kenalan dengan desain interior satu ini!

Apa itu desain Scandinavian?

Desain Scandinavian adalah gaya interior yang berangkat dari konsep khas negara-negara Skandinavia, seperti Swedia, Norwegia, dan Denmark.

Rancangan ini pun terinspirasi dari keadaan alam serta iklim di wilayah tersebut. Popularitas interior design Scandinavian dimulai pada tahun 1950-an ketika ditunjukkan dalam pameran desain di Amerika Serikat dan Kanada.

Kini, gaya Scandinavian digemari oleh kaum milenial berkat konsepnya yang sederhana, namun elegan. Desain ini juga dapat dimodifikasi sesuai selera, misalnya digabungkan dengan ciri khas interior Jepang.

Tips interior rumah scandinavian

Interior-gaya-scandinavian

Ingin menata rumah dengan interior design Scandinavian? Supaya hasilnya optimal, Anda dapat menyimak tips berikut.

1. Bermain dengan cahaya alami

Salah satu ciri khas interior Scandinavian adalah nuansa terang karena ini merupakan solusi untuk iklim ekstrem negara Nordik yang membuat bangunan menjadi minim cahaya. Sehingga, mereka menghadirkan bukaan besar untuk mengundang cahaya alami.

2. Tambahkan kontras

Gaya interior sederhana ini bakal “hidup” jika diberikan sentuhan aksen tertentu. Biasanya, warna yang dipilih memang kontras dengan nuansa utama, tapi tetap lembut agar tidak terlalu mencolok.

3. Pilih perabotan modern

Mulai dari lampu, sofa, rak, hingga meja, pilihlah perabotan modern untuk menunjang keseluruhan interior design Scandinavian. Ciri khas dari perabotan interior modern adalah adanya unsur geometris dan cenderung polos.

4. Pilih warna yang diredam

Warna putih umum diandalkan dalam menghadirkan desain Scandinavian. Kemudian, lengkapi dengan sentuhan terang namun lembut, seperti abu-abu muda, coklat muda, atau warna pastel netral lainnya.

5. Gabungkan seni berwarna-warni dalam kelipatan

Jika ingin memberikan efek modern, Anda dapat menambah corak repetitif. Contohnya seperti motif garis-garis warna biru tua dan putih, seni segitiga, dan lain-lain.

6. Pikirkan kenyamanan

Desain interior nantinya akan menjadi bagian penting dalam hidup Anda. Jadi, jangan lupa untuk mementingkan kenyamanan sembari mempertimbangkan estetika. Pastikan Anda dapat menikmati ruang di dalam rumah dengan maksimal.

7. Campuran tekstur

Meski mengedepankan simplicity, ciri khas gaya Scandinavian juga dicapai dengan memakai campuran tekstur lembut. Perpaduan tersebut diaplikasikan pada perabotan modern yang dipilih dalam menyusun interior rumah.

8. Gunakan kayu hangat

Selain simpel dan elegan, konsep rumah dengan kesan alami juga merupakan unsur khas dari interior design Scandinavian. Sehingga, Anda bisa menggunakan aksen kayu pada beberapa bagian interior, misalnya dinding, kursi, atau lantai.

9. Lapisan tempat tidur

Susunan desain kamar tidur gaya Scandinavian memprioritaskan penggunaan warna putih. Hal ini termasuk kasur, sprei, juga cat tembok atau wallpaper supaya memberikan kesan simpel.

10. Tambahkan semburan warna kecil

Nuansa lembut dapat disempurnakan dengan semburan warna kecil agar ruangan tidak tampak membosankan. Anda bebas ingin menambahkannya pada aspek mana, baik tanaman sebagai hiasan maupun gorden.

11. Campur gaya dekorasi

Gaya dekorasi bisa dikreasikan sesuai dengan selera pemilik rumah. Itulah sebabnya interior design Scandinavian bisa digabungkan dengan gaya lain, seperti rustic, tradisional, atau zen ala Jepang.

Ciri khas scandinavian

desain-rooftop-rumah-scandinavian.webp

Jika diringkas, sebenarnya apa saja ciri khas interior design Scandinavian? Simak daftarnya di sini!

1. Karakter warna netral yang dominan

Gaya Scandinavian didominasi oleh warna-warna netral, biasanya putih, cokelat, atau warna pastel yang tidak mencolok. Sehingga, kesan interior rumah menjadi minimalis nan mewah.

2. Jendela dan bukaan yang relatif besar dan pencahayaan alami

Jika melirik beberapa inspirasi interior Scandinavian, jendela-jendela umumnya didesain dengan ukuran besar. Dari situ, dapat diperoleh pencahayaan alami yang maksimal. Suasana tempat tinggal pun terang karenanya.

3. Kehadiran elemen kain pada desain Scandinavian interior

Kesederhanaan dalam gaya interior ini diberikan sentuhan lembut melalui elemen kain. Elemen satu ini dapat dihadirkan pada barang-barang seperti gorden dan karpet.

4. Scandinavian Interior identik dengan material kayu yang hangat

Sebagaimana sempat disebutkan sebelumnya, aksen kayu dapat menambah kesan alami yang hangat pada ruangan rumah. Material kayu tidak menambah kontras warna, melainkan memberikan efek nyaman bagi penghuni.

5. Sederhana dan penekanan pada fungsi yang lebih

Tidak hanya estetika, gaya interior design Scandinavian turut menekankan unsur fungsional dari setiap desain ruangan. Oleh karenanya, kebanyakan perabotan dihadirkan karena memiliki fungsi bagi penghuni, seperti meja dan kursi. Barang yang murni merupakan dekorasi tidak begitu banyak digunakan dalam gaya ini.

6. Scandinavian interior yang minim detail

Ketika melihat gaya rustic, perabotan yang digunakan cenderung dipenuhi dengan detail tertentu. Sementara itu, barang pada gaya Scandinavian biasanya minim detail sehingga memunculkan kesan modern.

7. Dekorasi natural pelengkap Scandinavian interior

Dekorasi natural biasanya berupa tanaman hias untuk membuat penampilan ruangan semakin menarik. Ukuran tanaman dapat disesuaikan dengan besar rumah, namun pastikan kehadirannya tidak terlalu mencolok.

Tertarik mempercantik rumah dengan interior design Scandinavian? Supaya memperoleh hasil memuaskan dan nyaman, Anda dapat mendiskusikan dekorasi rumah impian dengan tim profesional dari Mitraruma. Hubungi Mitraruma agar rumah Anda terasa nyaman dan berbagai aktivitas menjadi mudah dilakukan!

More content